Kamis, 26 Juli 2012

Interaksi Sebagai Proses Sosial


INTERAKSI SEBAGAI PROSES SOSIAL
A. PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL
kehdupan bersama manusia dapat dilihat dr segi statis (struktur msyrkt) & segi dinamis(proses sosial). dan interaksi sosial menyebabkan adanya proses sosial suatu msyrkt. hasrat itu muncul scra alami dr dlm dri mnusia.
1.pengertian interaksi sosial .
        secara etimologis, interaksi berasal kata inter, artinya (berblas-blasan) & aksi (artinya tindakan).
        dalam interaksi tsb terjadi hubngn timbal balik antar ke2nya.
·   young &raymond w.nack   mengartikan bahwa interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yg dinamis yg mnyngkut hubungan antar individu, antra individu & klmpok
·   menurut soerjono soekanto(1990:67). hal ini terjadi karena mereka sadar akan adanya pihak lain yg menimbulkan perubahan pikiran & perasaan.. dlm intraksi sos, indivdu/kelompok dpt bekerja sama atau berkonflik.
cth hubngn kerja sama adala dlm sebuah pertandingan, sedangkan contoh hub konflik adl debat calon gubernur.. 
contoh hubungan formal adlh pemberian teguran oleh atasan kpd bwahan.
contoh hubngn informal adl perbincangan mengenai kampung halaman 2org brsahabat yg lama tdk brtemu.
·   mnrut charles p.loomis, ciri"interaksi  sos adl sbg berikut
a. jmlh pelak lbih dr seorang
b.komnikasi antar pelaku menggunakan  simbol dan lambang
c.ada dimensi waktu masa lalu,masa kini, dan masa mendatangd.
    d.ada 7an yg hendak dicapai
    2.Syarat terjadinya interaksi sosial
        mnurut SoerjonoSoekanto (1994:71), interaksi sos trjdi krn trpenuhinya2 syarat yaitu 
        kontak sosial dan komunikasi.
        a.kontak sosial
           dlm sosiologi, kontak sosial dpt trjdidg atau tnpa hubngn fsik, misalnya menepuk bahu orang  
           yg kita sapa. kontak sossial tnpa hubngn fsik,misalnya:komunikasi dgn tlepon,surat elektronik,dll.
          ~menurut pelakunya, kontak sosial dpt dbedakan mjd:
            1) kontak sosial antar individu. contoh seorang anak berbincang dg ibunya.
            2)kontak sosial antara individu dg kelompok.cth,seorang narasumber berbicara didpn pserta
                seminar.
          3)kontak sosial antar kelompok. contohnya,s perusahaan memberi order pekerjaan kpd
             perusahaan lain.

    ~sifat" kontak sosial sbb:
       a)besifat positif jika menghasilkan kerja sma & brsifat negatif jika mengasilkn konflik.
       b) brsifat primer jika pelaku interaksi brtmeu langsung, contoh  gru mengajar di kls.
brsifat sekunder jika melalui perantara, contoh percakapan melalui telpon.kontak sosial sekunder langsung, contoh kpla skolah memanggil gru. kontak sosial skunder tdk langsung, contoh kpla skolah memanggil gru melalui pesuruh kantor.

    b.komunikasi
       komunikasi memuat komponen" sbb:
       komunikator yaitu seseorang/seklompok orang yg pesan,perasaan,pendpt,gagasan/pkok2 pikiran
       kpd orang/klpom lain
       komunikan : seseorang/seklmpok orang yg menerima pesan,perasaan,pendpt/pkok2 dr pihak lain
pesan : sgala sesuatu yg disampaikan oleh komunikator.Bisa informasi,instruksi,pikiran, perasaan.
media, yaitu sarana u/ menyampaikn pesan. media komunikasi dpt lisan,tulisan,gambar dll
 efek, yaitu perubahan yg trjadi pd komunikan setelah mendapat pesan dr komunikator.
Adanya komunikasi menimbulkan kontak social..Tapi kontak social tidak selalu diikuti komunikasi. Misal  percakapan turis berbahasa inggris. Dengan ukang becak yg td mengerti bhs inggris.terjadi kontak social tp td terjadikomunikasi karena komunikan tidk memahami pesan yg disampaikan komunikator.
 B. FAKTOR FAKTOR PENDORONG INTERAKSI SOSIAL
Interaksi social dilandasi dari :
A.   factor dari dalam diri manusia yang meliputi :
1.    dorongan kodrati sebagai akhluk social
2.    dorongan untuk memenuhi kebutuhan
3.    dorongan utk mengembangkan diri&mempengaruhi orang imitasi,sugesti,identifikasi,simpati&empati
imitasi           :   Adalah tindakan meniru sikap,cara bicara,perilaku atau penampilan seseorang.Misal : potongan rambut ala david beckham dll
sugesti          :   tindakan seseorang untuk mempengaruhiorang lain agar mau menerima pandangan atau sikap yang dianutnya.Umumnya bersumber dari orang yang berwibawa,karismatik,berpengaruh (orang tua,uama dll).Bisa juga dari kelompok mayoritas kepada kelompok mnoritas.Misal orang yang berubah pendapat krn terpengaruh suara orang banyak.
Identifikasi   :   Adala kecenderungan orang untuk menjadikan dirinya sama sepeti orang lain.misal : adik yang mengidentifikasikan diri dengan akaknya yg  lulus dari ITB dengan predikat cum laude
Simpati         :  terjadi ketika seseorang merasa tertarik kpd oranglain shg didorong  oleh keinginan untuk memahami perasaan & pikiran orang lain.Misal ikut sedih dan berusaha membant teman yg rumahnya kebanjiran.
empati          :  Perasaan ketertarikan yg mendalam pada orang lain melebihi simpati.Misal ibu yg  sangat sedih melihat anaknya sakit sehingga ikut jatuh sakit karena selalu membayangkan penyakit dan penderitaan anaknya.
 factor dari luar  manusia adalah dorongan rasa ingin tahu
C.  STATUS DAN PERANAN INDIVIDU DALAM INTERAKSI SOSIAL
status dan peranan seseorang mempengaruhi cara/bentuk interaksi sosialnya. Perbedaan status mempengeruhi cra bersikap seseorang dlm proses sosial. cara bicara seorang director  akan berbeda dg cara bicara seorang sopir bus. pebedaan cara bersikap seorang menunjukkan adanya perbedaan status orang yg bersangkutan.status seseorang perannya, peran sorang menentukan perilaku.
1) kedudukan (status soaial)
     status sosial adl posisi seseorang dlm klmpok msyrakat secara umum sehubungan dg  keberadaan orang lain di sekitarnya. status sosial meliputi lingkungan pergaulan ,prestise  (harga diri),hak & kewajiban. seseorang dpt memenuhi beberapa status atau kedudukan   krn ikut serta dlm berbagai pola kehidupan.
  Misalnya status pak efendy dr Cibubur, Jakarta Tomur, mrpakan kombinasi dr sluruh  statusnya sbg ketua komisi DPR,ketua partai politik.suami wulandari ayah donny&ketua RW

 suami wulandari 
 


                                                   

                                                                               

                                                          

                                                                                  

                                                  


anggota DPR/MPR
 

Ketua RW
 

Efendi
 

ketua komisi DPR
 

        ayah Donny 
 

ketua partai politik
 
 


     Menurut Ralph Linton dalam soekamo (1994:261)dilihat dari proses terjadinya,status social 
     dibagi menjadi 3 bagian:
       a.ascribed status
 Status ini di peroleh langsung secara otomatis melalui Kelahiran/turunan tanpa melalui suatu bentuk  usaha tertentu. bresifat tertutup, hnya terdpt pd org" tertentu.
           Misalnya: Kedudukan sebagai putra mahkota
                              Kasta pada masyarakat hindu dan lain-lain.
       b. achieved status
      
    Status ini di peroleh melalui usaha-usaha yg di lakukan sendiri. Semua orang dpt mencapainya
            asalkan memenuhi syarat-syarat Tertentu. Misalnya: Guru, Dokter, Jaksa, dll.
        c.assigned status
       
  Status ini merupakan pemberian dari orang lain , status ini umumnya di berikan kepada orang-orang yg
           berjasa memperjuangkan sesuatu baga masyarakat.
           Misalnya: Pemberian gelar "bpk koperasi", kpd Drs MOH HATTA, yg   berjasa memajukan koprasi   di
           Indonesia
  2)Peran sosial
adl pelaksanaan hak & kewjibn seseorang dg status sosialnya. status dan peran tdk dpt dpishkn. krn tdk ada ada peran tnpa status & sebliknya, misaly pak Andi Lasut terplih sbg ketua  RW. ia hrz mmbantu wrga pengurus kartu tnda pnduduk (KTP), mengikuti ronda mlm  dan mimpin rpt RW.
D.BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL
     Mnrt gillin and gillin, proses sosial yg tumbuh sbg akibat adanya interaksi sosial ada dua. Yaitu proses  sosial
     asosiatif ( procesos of association ) & proses disosiatif ( proceses of disassociation ).
1)  Proses Sosial Asosiatif
    Proses sosial asosistif ( proceses of association ) adl proses sosial menuju persatuan/integrsi sosial & mndrng terbentuknya pranata , lembaga asimilasi takulturasi.
     Dari proses ini dapat terbentuk kerjasama(cooperation),akomodasi(accomodation),
      asimilasi(assimilation), &akulturasi(acculturation)
a. kerja sama ( corporation )
              kerja sama adl usaha bersama antar individu/ antar kelompok
             *-menurut pelaksanaanya bentuk-bentuk kerja sama adl sbg Berikut:
1-    bargaining, yaitu pelaksanaan penyajian mengenai pertukaran barang juga antar 2 organisasi/ lebih.
2-    Cooltation,yaitu proses penerimaan unsur-unsurbaru dlm kepemimpinan suatu organisasi sbgsalah satu cara untuk menghindari keguncangan stabilasi.
3-    Coalition,yaitu kombinasi organisasi/lebih yg mmlki tujuan yg sama
4-    Join venture, kerja sama dlm proyek tertentu, misalnya pertambangan
               *-bentuk-bentuk kerjasama lainya adl sbb:
  5-kerjasama tradisional (traditional coorperation ) kerja sama ini  terbentuk krn sdh menjadi  tradisi. 
       Misalnya kebiasaan gotong royong membangun rmh seseorng di bbrapa daerah Indonesia.
  6-kerja sama kontrak (contrktual cooperation ) : Kerja sama ini manual atas dasar kontrak/perjanjian .   
      Misalnya kerja sama  antara karyawan & perusahaan.
                  7-kerjasama langsung ( directed corporation ).
    Kerja sama ini terbentuk  krn adanya atasan. Misalnya kerja Sama proyek.
  8-kerja sama spontan ( spontaneous coorporation )
              Kerja sama ini muncul tanpa adanya perencanaan terlebih  Dahulu.
b. Akomondasi (accommodation )
Akomondasi memiliki 2 arti yaitu sbg keadaan dan sebagai proses yg sedang berlangsung. Akomondasi sbg keadaan merujuk pd keseimbangan interaksi sosial. Akomondasi sbg suatu proses mengacu pd usaha-usaha manusia untuk meredakan/menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan lawan.
   Tujuan akomondasi dpt di simpulkan sbb:
1-mendapatkan sintesa/titik temu dr beberapa pendapat ygberbeda Agar menghasilkan suatu pola baru.
2-meredam, perselisihan untuk sementara.
3-berusahsa mengadakan kerja sama antara kelompok sosial yg Terpisah krn factor sosial, budaya & psikologis.
4-mengusahakan pernyataan antar kelompok sosial yg berselisih.
             Menurut prosesnya bentuk** akomondasi adl:
1- koersi (coercion) yaitu,bntk akomondasi yg prosesnya Melalui pasaksaan fisik maupun psikologis.
Misalnya : perbudakan,penjajahan dll.
2-kompromi ( compromise ) yaitu akomondasi yg terjadi karena Pihak yg bersangketa saling mengurangi tuntutanya agar Tercapai kesepakatan. misalnya penyelesaian ganti rugi.
3-arbitrasi (arbitration ) yaitu akomondasi dgn menggunakan  jasa Pihak ke 3 krn pihak yg bersangkutan tdk mampu menyelesaiKan persangkutan. 
    Misal:dalam persengketaan perburuha  P4D/P4P ( panitia penyelesaian perselisihan  perburuhan tingkat Daerah / pusat) menjadi penengah pihak bersangketa ( buruh  + Pengusaha)
4-mediasi (mediation)hampir mirip dgn arbitrsi, hanya saja pihak Ke 3nya netral tdk bisa memutuskan. Ia hanya bisa  mengusahakan jalan  damai tetapi tdk mempuyai  wewenang utk menyelesai/ memutuskan masalah.
5-konsuntuk mempertemukan keinginan dr pihak yg berselisih .
6-  toleransi (tolerance ) yaitu bentuk akomondasi yg terjadi tanpa Persetujuan formal toleransi timbul secara tdk sadar dan spontan. Misalnya orang memper lambat laju motornya jika melewati Masjid saat sholat jum’at.
7- stale mate terjadi ke tika pihak** yg bertikai memiliki kekuatan   Yg seimbang misalnya  amerika serikat dan unisofiet pd waktu Perang nuklir.
8- ajudikasi (adjudication ) yaitu penyelesaian pertikaian melalui Pengadilan
9-  segregasi (segregation ) yaitu masing** pihak yg bertikai.
10-eleminasi (elimination ) yaitu pengunduran diri salah satu pihak Yg bersangkutan.
11-subjuganation/domination, yaitu pihak yg memiliki kekuasaan  Besar.
12-keputusan mayoritas ( majority rule) keputusan yg diambil Berdasarkan suara terbanyak.
13-minority consent, yaitu golongan minoritas.
14-konversi : penyelesaian pertikaian dgn memisahkan diri & saling menghindar utk menghindari  masalah.
15-gencatan senjata ( cease kire ) yaitu penagguhan permusuhan pd wkt tertentu..
c.  Asimilasi  a(ssimilation )
Merupakan upaya untukmengurangi perbedaan antar individu atau antar kelompok guna menghasilkan suatu kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan tujuan bersama.
Terjadi pada masyarakat yang memiliki perbedaan kebudayaan  shg terbentuk kebudayaan baru dalam waktu yang lama.Asimilasi terjadi setelah melalui tahap asimilasi dan akomodasi.
Syarat 2 asimilasi:
1.    Tdpt sejmlh kelompok yang mempunyai kebudayaan yang berbeda.
2.    Terjadi pergaulan antar individu atau antar kelompok scr intensif dan dalam waktu yg lama
3.    Kebudayaan masing2 kelompok mengalami perubahan dan penyesuaian.
Faktor Faktor yg mendukung asimilasi:
1.    Sikap toleransi antar kelompok yg berbeda kebudayaan
2.    Kesempatan yg berimbang dalam bidang ekonomi
3.    Sikap menghargai danmenghormati orang lain serta kebudayaannya
4.    Sikap yg terbuka dari golongan yg berkuasa dalam masyarakat
5.    Persamaan dalam unsure budaya secara universal
6.    Terjadinya perkawinan campur antar kelompok yg berbeda budaya
7.    Mempunyai musuh yg sama dan meyakini kekuatan masing2 untuk menghadapi musuh tersebut
Faktor Faktor yg menghalangi  asimilasi:
1.    ter Isolasinya golongan masyarakat tertentu dimasyarakat.Misalnya suku aborigin yg hrs mendiami wilayah wilayah tertentu(reservation)
2.    Kurangnya pengetahuan tentang kebudayaan baru
3.    Adanya prasangka buruk terhadap kebudayaan baru
4.    Adanya perasaan bahwa kebudayaan kelompok tertentu lebih tinggi dari budaya kelompoklainnya shg kelompok tertentu tdk mau menerima kebudayaan baru
5.    Adanya cirri – cirri fisik seperti tinggi badan,warna kulit,dll
6.    Adanya perasaanketerikatan yang kuat terikat dengankebudayaan yang ada
7.    Golongan minoritas mengalami gangguan dari golongan mayoritas.
Misal genocide:pembantaian secara sistemis  thd bangsa yahudi oleh bangsa jerman pada masa kekuasaan Hitler
D-Akulturasi (acculturation )
     Akulturasi adl hasil perpaduan 2 kebudayaan yg berbeda yg membentuk suatu kebudayaan baru 
     dgn  tdk menghilangkan cirri**Kebudayaan masing**.
2)   Proses Sosial Disasiatif
    Proses sosilal disasiatif disebut juga proses oposisi. Proses ini merupakan cara yg bertentangan dgn seseorang/kelompok untuk mencapai tujuan tertentu. Proses social yg bersifat disasosiatif dapat dpt dibedakan atas tiga bentuk yaitu: persaingan (competition ), kontravensi (contravension) dan konflik (conflict)
A -persaingan (competition )
    persaingan merupakan proses sosial ketiga individu.
   - individu/kelompok** manusia bersaing untuk mendapatkan sesuatu. Persaingan tersebut bersifat 
     prbiadi dan kelompok.
-  persaingan pribadi adl persaingan yg terjadi antara 2 orang untuk merebutkan sesuatu. Misalnya:
     persaingan ( rivalry ) merebutkan grlar juara dlm pertandingan catur.
-  persaingan kelompok terjadi ketika 2 kelompok bersaing secara bebas tetapi sportive merebutkan seseutu. Misalnya : persaingan tim** sepak bola dlm suatu kejuaraan.
B -kontravensi ( contravention )
    kontrofersi adl suatu proses sosial yg berada antara persaingan dan pertengkeran.
    Kontrofersi biasanya bersifat rahasia mnrt leopoid von wise dan howard becker ( dlm saejan to,1994 ) kontrofersi mpy 5 bntk sbb:
1-umum misalnya: penolakan ,perlawanan, perbuatan, Menghalang-halangi,protes, ganguan,tindakan dgn
    kekerasan Menghancurkan rencana pihak   lain,
2-sederhana,misalnya: menyangkal pernyataan orang di muka Umum memakimaki dgn surat kaleng
3-intensif ,dpt berupa penghasutan /penyebaran desas-desus .
4-rahasia misalnya membocorkan rahasia,lawan dan berhianat.
5-testis misalnya mengejutkan lawan seteru ,membingungkan Pihak lawan ,provokasi dan  indtimidasi.
   C-Konflik (conflict )
     Konflik merupakan proses soosial yg terjadi ketika pihak yg satu berusaha menyingkirkan pihak lain 
     dgn cara menghancurkan / membuattnya tak berdaya
Bentuk** konfliik adalah sbb:
1-konflik pribadi yaitu perselisian antara 2 pribadi yg berselisi
    Karena sesuatu hal misalnya kakak beradik berebut harta waRisan .
2-konflik antar kelompok yaitu peerselisian antara 2kelompok Atau lebih utk memperebutkan sesuatu .
    misalnya pertengkaran 2 organisasi utk memperebutkan pengelolaan parkir .
3-konflik rasial yaiitu pertentangan antar ras biasanya terjadi jka Ras yg 1 merupakan golongan mayoritas.
4-konflik antar kls sosial yaitu perselisian, krn adanya perbedaan Kepentingan misalnya konflik
    majikan dan buruh, majikan Ingin memberi gaji yg kecil, sebaliknya buruh ingin gajinya Besar,
5-konflik politik yaitu perselisihan yg terjadi pd kelompok**Politik yg berbeda pandangan misalnya konflik
    antar partai Politik menjelang pemilu
6-konflik internasional yaitu perselisihan yg disebabkan kepentingan antar Negara misalnya konflik
    antara Negara** barat dan timur tengah tentang penyelesaian perang irak.
BAB II
SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN
A.  SOSIALISASI
Sesuai kodratnya manusia adalah makhluk individu dengan social, sebagai makhluk social selalu hidup bersama orang lain untuk kebutuhannya.
     1.  Pengertian sosialisasi
Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), sosialisasi adalah proses belajar seseorang anggota masyarakat Utk  menggenal&menghayati kebudayaan masyarakat disekitarnya.
Pendapat Para Ahli Sosial
·     Charallote Buhler sosialisasi adl proses pembentukan individu untuk belajar & menyesuaikan diri bagaimana cara hidup dan berfikir agar ia berperan & berfungsi dalam kelompok tersebut.
·     Peter L Beroer sosialisasi adalah proses seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat.
·     Bruce J Cohen sosialisasi adalah proses manusia mempelajari tata cara kehidupan masyarakat untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitasnya agar berfungsi dengan baik sebagai individu maupun sebagai anggota suatu kelompok.
Dalam proses sosialisasi seseorang belajar dengan nilai norma dan kebiasaan. Jika ada
perilaku yg tdk sesuai dgn nilai tersebut, maka ia dapat dikucilkan dari  pergaulan.
2.  Peran nilai dan norma social dalam sosialisasi
Nilai          : sifat-sifat yg penting atau berguna bagi kemanusiaan.Misalnya:kegotong royongan.
Norma     : Aturan atau ketentuan yang mengikat warga masyarakat. Norma dipakai sbg panduan
                atau tatanan yg mengendalikan tingkah laku agar sesuai&diterima masyarakat.
Nilai-nilai norma :
·     Sebagai acuan berperilaku dimasyarakat.
·     Dipelajari seseorang sebagai substansi yang membentuk dirinya.
·     Menjadi cermin bagaimana pola sosialisasi berlangsung pada diri seseorang
Hidup tanpa sosialisasi menyebabkan kemampuan akal, emosi dan kejiwaan tidak dapat berkembang
sesuai dengan harapan masyarakat.
B.  Proses Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian
Sosialisasi berpengaruh kuat terhadap kehidupan manusia.
1.  Arti Kepribadian
    Kepribadian merupakan sifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang.
a. M.A.W Brower mengatakan bahwa kepribadian merupakan corak tingkah laku.
b. Theodore R. Newcomb mengatakan bahwa kepribadian adalah organisasi sikap-sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap perilaku.
c. J. Milton Yinger Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari  seseorang dengan  
    sistem kecenderungan.
d. John F. Cuber Kepribadian adalah gabungan dari sifat-sifat yg tampak dilihat oleh seseorang.
Menurut Gorge Herbert Mead manusia lahir ia belum mempunyai diri/self.Selanjutnya ia berkembang tahap demi tahap melalui interaksi dengan anggota masyarakat lain.
4 tahap perkembangan diri manusia :
a.  Tahap persiapan
    Tahap ini berlangsung sjk seseorang dilahirkan,lalu brsh  memahami dirinya & lingk sosialnya dgn meniru orang lain meskipun tdk sempurna.Misal mengucap “cucu” pdhl maksudnya susu
b.  Tahap meniru
               Tahap ini seseorang meniru orang lain.Misal : saat bermain dgn temannya ia berperan sbg petani krn melihat ayahnya yg sehari hari mencangkul.Tp ia tdk paham maksud perannya itu
c. Tahap bertindak
    Ia mulai tahu peran apa yg harus dijalannkannya.Mengetahui peran orang lain & dgn siapa ia berinteraksi.Cth seorang anak dicontohkan utk merapikan tempat tidurnya.
d.  Tahap menerima norma
    Pada tahap ini seseorang mampu melaksanakan peran orang lain dengan lebih luas. Contoh : sbg siswa, seorang anak menerima peran guru. Sbg anak , memahami peran orang tua
 2.   Faktor-faktor pembentukan kepribadian
a. Warisan biologi
Beberapa ciri factor warisan biologis sangat menentukan kepribadian seseorang. Seorang anak mempunyai ciri-ciri fisik & sifat-sifat mirip orang tuanya. Seorang yg lahir etnis thionghoa akan bermata sipit&berkulit putih kecuali orang tuanya kawin campur.
b. Lingkungan fisik (geograis)
Perbedaan kepribadian dgn dipengaruhi oleh perbeaan iklim, topografi (permukaan atau relif bumi)&sumber alam. Orang yg hidup dipegunungan berbeda dgn orang yg ditepi pantai. Demikian pula dgn orang yg hidup didaerah tandus dgn daerah subur.
c. Kebudayaan
Kebudayaan memiliki andil dlm membentuk kepribadian seseorang & masyarakat. Contohnya orang jawa yg rajin&mau menyalurkan diri, orang-orang ini suka kerja keras & mudah bergaul.
d. Pengalaman kelompok
Masyarakat majemuk memiliki banyak kelompok. Kelompok ini memiliki panduan yg berbeda-beda nilai suatu yg dianggap baik belum tentu dianggap baik oleh kelompok lain. Kelompok-kelompok ini sering disebut kelompok rekerensi. Kelompok rekerensi berperan penting dlm pembentukan kepribadian seseorang. Keluarga merupakan kelompok rekerensi utama. Keluarga membentuk kepribadian seseorang bayi hingga usia sekolah, ketika mencari sekolah mendapat kelompok baru yaitu kelompok teman sebaya. Peran kelompok teman sepermainan ini berkurang dgn semakin bertambahnya usia atau stlh kenaikan sekolah.
 
e.               Pengalaman unik
Pengalaman unik ini berperan dalam membentuk kepribadian seseorang. Contohnya, dua orang anak yg ddibesarkan oleh dua keluarga yg berbeda anak pertama dibesarkan dgn didikan yg keras&penuh ancaman.Smtr anak yg kedua dibesarkan dgn penuh rasa kasih sayang. Ketika dewasa, kepribaian mereka bertolak belakang pd saat dewasa nanti anak pertama akan menjadi anak yg sombong & suka mengancam orang, sementara anak yg kedua menjai anak yg baik & menghormati orang lain.
 3. Agen sosialisasi
           Adalah pihak yg melakukan sosialisasi.Kuller&jacobs mengidentifikasi 4agen sosialisai utama sbb:
a. Keluarga (kinship)
Secara umum keluarga adalah agen sosialisasi yang paling awal.Tahap ini sangat penting karena pada tahap ini anak sepenuhnya berada diligkungan keluarga. Orang tua sebagai agen sosialisasi sentral pada anak. Di keluarga, anak mulai mengenal nilai-nilai keadilan, kebenaran, toleransi, solidaritas dan lain-lain.
b. Teman sebaya atau Teman sepermainan (peergroup)
Teman bermain, banyak berperan dlm bentuk kepribadian seseorang. Anak berintraksi & bersosialisai dalam hubungan yg sederajat, karena usia mereka sebaya. Berbeda dengan dikeluarga, anak berinteraksi & bersosialisasi dengan kakak atau orang tuanya atau tidak dengan sosialnya. Dikelompok  bermain ini pula, anak juga belajar menganal toleransi, partisipasi & solidaritas. Kemampuan anak utk bersosialisasi terlihat pd tiap ini. Jika anak tidak biasa menyesuaikan diri, maka anak tdk dpt diterima di lingkungan.
c. Sekolah
Menurut Driben, sekolah termasuk agen socialisasi di sekolah, anak belajar membaca, menulis&berhitung. Selain itu anak belajar aturan-aturan kemandirian (Independece), prestasi(achievement),universalisme(universalism)&kehasan(speticity).Disekolah pula, anak mulai belajar melaksanakan tugasnya scr mandiri& penuh rasa tanggung jawab.
d. Media masa
Media masa terbagi atas media cetak (surat kabar, majalah)&media elektronik (radio, Televisi, film) kuat lemahnya pengaruh media masa kpd masyarakat tergantung pd kualitas & frekuensi yg ditampilkan.
Media elektronik lbh domain pengaruhnya drpd media cetak.Siaran media elektronik lbh luas jangkauannya&lbh cpt diterima masyarakat shg sosialisasinya lbh luas.

 4.   Jenis sosialisasi
Sosialisasi dpt dibedakan mjd 2 jenis, yaitu sosialisasi primer & sosialisasi sekunder.
Light Keller&Collhoun brpendapat bhw stlh seseorang mendptkan sosialisasi primer(primary sosialition) ia akan mendptkan sosialisasi sekunder(socondory socialition)
a.  Sosialisasi primer adalah sosialisasi yang terjadi pada tahap awal kehidupan seseorang, Peter L Berger dan Luckman menjelaskan sosialisasi primer sebagai sosialisasi pertama yang dialami seseorang sosialisasi ini berlangsung pada usia pra sekolah (1-5 tahun) dan biasanya terjadi pada lingkungan keluarga. Pada sosialisasi primer ini anak mulai menggenal anggota keluraganya seperti ayah, ibu, kakak dan adik.     
b. Sosialisasi sekunder adl proses sosialisasi lanjutan yg memperkenalkan individu ke lingkungan diluar keluarganya sekolah, lingkungan teman sebaya dan lingkungan kerja.

Dalam sosialisasi sekunder sering terjadi proses resosialisasi atau proses sosialisasi ulang. Proses resosialisasi terjadi ketika sesuatu yang telah di sosialisasikan dalam sosialisasi primer berbeda dengan yang disosialisasikan alam sosialisasi sekunder.
Goffman mengatakan bahwa peristiwa resosialisasi dan derosialisasi terjadi dalam sebuah instutisi total, yaitu lingkungan keluarga dan lingkungan kerja.
  Selain itu ada dua tipe sosialisasi yitu sosialisasi formal dan sosialisasi informal.
a. Sosialisasi formal
Sosialisasi ini terjadi melalui lembaga-lembaga yg brwenang menurut ketentuan yg brlaku dalam Negara atau organisasi misalnya pendidikan di sekolah dan pendidikan dimiliter.
b. Sosialisasi informal
Sosialisasi ini tdpt dilingkungan perkumpulan&kelompok-kelompok lain di masyarakat.
5. Pola sosialisasi
Jaeger membagi sosialisasi menjadi dua pola, yaitu ;
a.  Sosialisasi represi (represive sosialisation) memiliki ciri-ciri penerapan hukum atas kesalahan,pemberian hukuman&imbalan material,kepatuhan pd perintah orang tua, komunikasi nonverbal&searah dr orang tua kpd anak &sosialisasi berpusat pd orang tua
b.  Sosialisasi partek partopris (partici patory socialisation) memiliki cirri pemberian hukuman&imbalan bersiat simbolis adanya otonomi anak dlm pengambilan keputusan, komunikasi verbal & interaksi antara orang tua & anak, & sosialisasi berpusat pd anak.




0 komentar:

Poskan Komentar

 
Template Design By:
SI-Blog